Jawaban PTS Kimia kelas XII MIPA Shafa Riandani
Assalamualaikum wr.wb Bu Ratna
Nama : Shafa Riandani
Kelas. : XII MIPA
Mapel : PTS Kimia (jawaban dan pembahasan kimia)
1. Topik : Diagram fase atau P-T
Jelaskan tenttang fase-fase zat pada diagram fase ?
Jawaban : Diagram P-T
Diagram fase atau biasa disebut juga diagram P – T adalah diagram yang menyatakan hubungan antara suhu (T) dan tekanan P dengan fase zat (padat, cair, dan gas). Diagram fase menyatakan batas-batas suhu dan tekanan di mana suatu bentuk fase dapat stabil.
Diagram di atas dapat digunakan untuk menganalisa bagaimana pengaruh sifat koligatif larutan berdasarkan variabel tekanan (P) dan suhu (T). Adanya zat terlarut pada suatu larutan tidak hanya memengaruhi tekanan uap saja, tetapi juga memengaruhi titik didih dan titik beku. Keberadaan suatu zat terlarut dalam larutan menyebabkan penurunan tekanan uap yang mengakibatkan terjadinya penurunan garis kesetimbangan antarfase sehingga muncul sifat koligatif kenaikan titik didih dan penurunan titik beku. Posisi kenaikan titik didih larutan pada diagram tersebut berada di sebelah kanan dari pelarutnya yang menunjukkan jika titik didih larutan lebih tinggi dan terbentuk delta. Hal yang sama juga dialami oleh penurunan titik beku larutan yang terletak pada posisi lebih kiri dibanding pelarutnya.
fase-fase dalam reaksi kimia ada empat
1. fase padatan = solid disingkat dengan huruf s
2.fase larutan = aquous disingkat dengan aq
3. fase cair = liquid disingkat dengan l
4. fase gas disingkat dengan g
2. Topik : Kenaikan titik didih dan titik beku
Tentukan titik didih dan titik beku larutan yang mengandung 20 gram glukosa (Mr=180) dalam 1000 gr air. Kb air = 0,52oC/m , Kf air = 1,86oC/m
Jawaban :
Jadi titik didih larutan nya adalah 100,057°
Dan titik beku larutan nya adalah -0,206°
3. Topik : Konsentrasi Larutan
Berapakah kemolalan larutan yang dibuat dengan mencampurkan 5 gr urea dengan 1000 gr air ?
Jawaban :
4. Topik : Osmtik
Berapakah tekanan osmotik larutan fruktosa 0,0015 M pada 25oC ?
Jawaban :
5. Topik : Penurunan tekanan uap
Tekanan uap air pada 100 oC adalah 760 mmHg. berapakah tekanan uap larutan glukosa 20% pada suhu 100 oC ? ( Ar H=1, C=12, O=16 )
Jawaban :
Jadi , tekanan uap larutan nya adalah 741,440 mmHg
6. Topik : Sifat koligatif larutan elektrolit
Satu gram MgCl2 dalam 800 gr air. Tentukanlah
a. titik didih
b. titik beku dan
c. tekanan osmotik larutan pada 25oC jika derajat ionisasi = 0,8
(kb air =0,52oC/m , kf air = 1,86oC/m , Ar Mg = 24, Cl = 35,5)
Jawaban :
7. Topik : Sifat koligatif larutan
Topik : Sifat koligatif larutan
Sebutkan dan jelaskan pemanfaatan sifat koligatif larutan dalam kehidupan ?
Jawaban :
Contoh pemanfaatan sifat koligatif dalam kehidupan sehari hari :
1) Cairan pendingin pada Es Putar
Pada industri es putar atau es krim secara home industry dibutuhkan cairan pendingin untuk membuat titik beku campuran es jauh di bawah 0°. Secara sederhana, cairan pendingin dibuat dengan melarutkan berbagai jenis garam ke kepingan es batu. Adanya garam ini akan menurunkan titik beku es putar, sehingga dapat membeku lebih lama.
2) Mencairkan Salju Jalan Raya
Di negara-negara yang mengalami musim salju, kendaraan akan mengalami kesulitan saat melintasi jalan raya karena jalan raya tertutup salju yang cukup tebal. Untuk membersihkan salju di jalan raya biasanya ditaburi dengan campuran garam NaCl dan CaCl2. Penaburan garam ini akan menurunkan titik beku salju tersebut, sehingga salju kembali menjadi air.
3) Cuci Darah Pada Pasien Gagal Ginjal
Pasien penderita gagal ginjal harus menjalani terapi cuci darah (hemodialisis) dengan menggunakan mesin dialisis. Mesin mesin dialisis ini menggunakan prinsip tekanan osmosis larutan.
4) Membasmi Lintah
Cara paling ampuh untuk membasmi lintah atau pacet adalah dengan menaburkan sejumlah garam dapur (NaCl) ke permukaan tubuh lintah atau pacet. Pembasmian lintah dengan garam dapur merupakan penerapan dari tekanan osmosis. Garam dapur mampu menyerap air yang ada di dalam tubuh lintah, sehingga lintah akan kekurangan air dan pada akhirnya akan mati.
5) Radiator Mobil
Di daerah yang berilkim dingin, air dalam radiator akan cepat membeku. Tentu hal ini akan merugikan. Untuk itu perlu ditambahkan etilen glikol. Penambahan etilen glikol ini akan menurunkan titik beku air.
contoh penerapan sifat koligatif larutan kenaikan titik didih, contoh penerapan sifat koligatif larutan penurunan titik beku, dan contoh penerapan sifat koligatif larutan tekanan osmosis.
1. Contoh Pemanfaatan Sifat Koligatif Larutan Penurunan Tekanan Uap Jenuh
• Tingginya kadar garam di laut mati
• Pembuatan kolam renang apung
• Mendapatkan Benzena murni
2. Contoh Penerapan Sifat Koligatif Larutan Kenaikan Titik Didih
• Penyulingan minyak bumi
• Penyulingan gula
• Menambahkan bumbu setelah air mendidih saat memasak
• Menambahkan garam saat memasak
• Pengukuran masa molar
3. Contoh Penggunaan Sifat Koligatif Larutan Penurunan Titik Beku
• Penggunaan garam dapur untuk mencairkan salju
• Penambahan etilen glikol pada radiator mobil
• Penggunaan garam dapur dalam pembuatan es putar
• Anti beku pada tubuh hewan
4. Contoh Penerapan Sifat Koligatif Larutan Tekanan Osmosis
• Naiknya air tanah melalui akar ke seluruh bagian tanaman
• Penggunaan garam dapur untuk membunuh lintah
• Penggunaan garam dapur untuk mengawetkan makanan
• Proses yang terjadi di dalam mesin cuci darah
• Penggunaan cairan tetes mata
• Pemisahan zat beracun dalam air limbah









Komentar
Posting Komentar